Lagu ini yg paling romantik....

Rabu, Januari 11, 2012

CiNta & rekayasa kehidupan bag 2

chila

kadang kala hidup memang slallu di bayar dengan hal yg gak pernah kita minta. Hidup ini ibarat kan satu puisi yg di rancang oleh 2 orang penulis, gak bisa sejalan.
          akuu mrasa ada hidup ku tapi aku gk prnah mrasa aku gk mau hidup sperti ini.
 DuLu aku di besarkan di tanah karo sbutan nya yg aslinya masih dairi,nama kampung klahiran ku itu adalah kuta tengah kampung paling terplosok se dunia, kala itu warga kuta tengah cukup ramai krn pendapatan warga kampung itu memang cukup banyak tp 1993 aku masih brumur 4 tahun hanya hujan rintik rintik di kampung itu di terjang baday air melebihi sunami menelan kampung itu sehingga satu pun tak ada yg tersisa lagi namun smua warga bisa slamat krn smua pergi ke ladang masing masing, singkat crita, pagi nya smau rumah yg ada di kampung itu tlah rata, wihhhhh sdih amat rasa nya, mata yg dulu nya  kring kini slalu basah bahkan klau hari itu tringat lagi, akhir nya warga skampung itu pada berpindahan ke kampung sblah yg di dataran tinggi .Tp beda dengan kami krn kami memang dari sono nya gk ada bekal untuk pindah, km masih tinggal di kampung itu, di kampung itu di sisi dgn 7 warga, yg masih brthan disitu, mgkin yg masih brtahan di situ sama dgn kami.kadang kami lebih lama tinggal di ladang dari pada di kampung itu, krn ladang kami termasuk di dataran tinggi kalau dngn gunung sibayak gk kalah tinggi nya.kadang hidup di ladang itu lebih menyenangkan dari pada hidup di tempat ramai2, sring ku sendiri di atas ranting ranting kayu yg sudah di tumbah kan oleh papi, di situ lah aku slalu mlamun sampai di mana kah aku nanti,dari atas ku liat di ujung sana , sampai di sanakah aku nanti pikirku.

  Pada tahun 1999 di tahun itu terjadi lah hujan yg lebat melanda sbagian negara indonesia ,pada hari itu aku masih duduk di kls lima SD, malam itu ibarat kan mimpi buruk bagiku, jembatan yg menyatukan aceh dgn dairi putus di hanyut kan oleh sungai lae, runun kab,karo. air menerjang jembatan yg kami pakai untuk beraktivitas baik itu masyarakat kampung itu maupun org  pendatang ke kampung itu, bahkan jembatan itu lah satu satu nya jalan menuju kekampung itu, smua warga pada kebingungan, ada yg menangis ada yg kebingungan dari mana warga bisa mendapatkan bahan pangan,

bersambung..........................

Tidak ada komentar: